News  

Kunjungan Anggota DPD RI Azhari Cage ke Rumah Baca Rangkang Pustaka Aceh Utara di Nisam, Usung Misi Generasi Qur’ani

ACEH UTARA | Rumah Baca Rangkang Pustaka dalam meningkatkan mutu pendidikan agama dan literasi di pelosok Kabupaten Aceh Utara mendapat perhatian langsung dari tingkat pusat. Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Aceh periode 2024–2029, Azhari Cage, S.IP, melakukan kunjungan silaturahmi langsung ke Rumah Baca Rangkang Pustaka Indonesia yang berlokasi di Meunasah Meucat, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara pada Kamis (23/7/2026).

‎Kunjungan ini disambut hangat oleh para pengelola Rangkang Pustaka dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran legislator asal Serambi Mekah tersebut menjadi momentum krusial, mengingat Rumah Baca Rangkang Pustaka kini tengah mempersiapkan langkah besar untuk bertransformasi menjadi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yaitu Rangkang Baitul Hikmah.

‎Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Ichsan Abda, M.Pd selaku pendiri dan pengelola menyampaikan rencana strategis pengalihan fungsi dan perluasan program belajar. Selain mempertahankan basis budaya membaca, lembaga ini nantinya akan fokus pada penguatan tauhid, ilmu tajwid, serta program tahfiz Al-Qur’an bagi anak-anak di kawasan Nisam dan sekitarnya. Infrastruktur “Rangkang” kayu khas Aceh yang menjadi ikon tempat belajar ini juga direncanakan akan terus dioptimalkan demi kenyamanan peserta didik.

‎”Untuk kedepannya Rangkang Pustaka tidak hanya berfojus pada literasi saja, kami sedang merancang pengalihan fungsi serfa perluasan program belajar, basis literasi tetap kami pertahankan namun lembaga ini akan lebih menguatkan tentang keagamaan seperti Tauhid, Ilmu Tajwid, dan Tahfiz Al-Quran , infrastruktur Kayu ini akan kami optimalkan supaya anak-anak lebih nyaman” ujaranya.

‎Azhari Cage yang juga merupakan alumni Universitas Malikussaleh memberikan apresiasi  atas dedikasi tanpa pamrih para pemuda  dalam inisiasi  meningkatkan pendidikan di desa.

‎Dalam kunjungan tersebut ia juga menyatakan dukungan dan komitmen berbagai pihak termasuk hal legalitas serta sarana keagamaan yang dibutuhkan agar transisi Rangkang Pustaka menjadi yayasan yang telah berdiri sejak 2023 dapat segera tuntas.

‎Masyarakat setempat berharap perubahan status menjadi TPQ Rangkang Baitul Hikmah berjalan lancar. Dengan dukungan, termasuk dari perwakilan parlemen, lembaga ini diharapkan menjadi pusat peradaban yang mencetak generasi emas Aceh yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *