ACEH UTARA | Suasana Sabtu (4/4/2026) pagi di Gampong Rayeuk Kuta, Kecamatan Tanah Luas, mendadak mencekam. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor dan satu unit truk vakum milik PT Pema Global Energi (PGE) merenggut nyawa seorang warga dan menyebabkan satu lainnya luka berat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini menjadi pengingat pahit akan bahaya fatal saat mendahului kendaraan di jalur sempit kawasan pemukiman.
Kronologi : Detik-Detik “Adu Banteng” yang Berujung Maut
Peristiwa memilukan ini bermula ketika Saifullah (55), warga Meunye Tujoh Kecamatan Pirak Timur, yang mengendarai Honda CRF tanpa plat nomor, melaju dari arah Matangkuli menuju Nibong. Di lokasi kejadian, ia mencoba menyalip sebuah Vacuum Truck milik PGE (BL 8263 AX) yang dikemudikan oleh Ichsan (50).
Namun, perhitungan yang kurang tepat berbuah petaka. Saat posisi motor CRF berada di samping truk, muncul Muhammad Deni (25) yang mengendarai Yamaha Nmax (BL 6143 KBT) dari arah berlawanan.
Benturan keras “adu banteng” tak terelakkan. Muhammad Deni terpental ke sisi kiri jalan, sementara Saifullah jatuh ke arah kanan tepat di jalur lintasan truk. Nahas, tubuh dan kendaraannya diduga terseret oleh truk besar tersebut.
Kondisi Korban dan Kerusakan
Laka lantas ini menyisakan duka mendalam dan kerusakan materil yang signifikan :
Saifullah (55) : Dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang sangat fatal, Muhammad Deni (25) : Mengalami luka berat dan kini tengah berjuang dalam perawatan intensif di rumah sakit terdekat, Ichsan (50) : Sopir truk dilaporkan dalam kondisi sehat tanpa luka, Kerugian Materil : Estimasi mencapai Rp. 10.000.000, dengan kondisi kedua sepeda motor hancur parah pada bagian depan.
Konfirmasi Pihak PGE
Terkait keterlibatan armada operasionalnya dalam insiden ini, pihak PT Pema Global Energi (PGE) belum memberikan penjelasan detail.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, perwakilan pihak PGE hanya memberikan respons singkat. “Bentar saya siapkan rilis resmi bang,” ujarnya. Namun, hingga berita ini ditayangkan, rilis resmi tersebut belum juga dikirimkan kepada redaksi.
Respons Cepat Kepolisian
Satlantas Polres Aceh Utara yang menerima laporan pada pukul 11.40 WIB langsung bergerak cepat ke lokasi. Selain mengevakuasi korban, petugas telah melakukan serangkaian tindakan hukum :
Olah TKP : Melakukan pemetaan lokasi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Pulbaket : Mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar Gampong Rayeuk Kuta.
Penyitaan Barang Bukti : Mengamankan Honda CRF, Yamaha Nmax, serta Mobil Vacuum Truck sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.
Pesan Keselamatan :
Jangan Terburu-Buru di Jalan Meskipun cuaca saat kejadian sangat mendukung (cerah) dan kondisi aspal kering, faktor manusia tetap menjadi penentu utama. Pihak kepolisian mengimbau dengan sangat agar masyarakat lebih bersabar saat berkendara.
Pastikan jarak aman dan pandangan bebas sebelum mendahului, terutama di area pemukiman yang padat aktivitas,” tulis laporan kepolisian tersebut. Satu detik kecerobohan bisa berdampak selamanya.
Sumber ; Tribunpasee.com












