News  

‎PLN Putus Aliran Listrik PDAM Lhokseumawe Akibat Tunggak Tagihan Rp. 375 Juta

LHOKSEUMAWE | PT PLN (Persero) terpaksa memutus sementara aliran listrik di seluruh jaringan milik PDAM Ie Beusare Rata, Kota Lhokseumawe, setelah perusahaan daerah tersebut menunggak pembayaran rekening listrik selama empat bulan dengan total mencapai Rp. 375 juta.

Keputusan pemutusan dilakukan setelah berbagai upaya komunikasi antara PLN dan manajemen PDAM tidak membuahkan kepastian terkait pelunasan tunggakan.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lhokseumawe, Reza Restirianda, mengatakan PDAM Ie Beusare Rata memiliki enam nomor pelanggan dengan total tunggakan sebesar Rp. 375 juta.

“Mereka memiliki enam nomor pelanggan, totalnya Rp. 375 juta untuk empat bulan. Kami sudah berkomunikasi secara berkala, namun belum ada titik temu, sehingga langkah pemutusan terpaksa dilakukan,” ujar Reza, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Reza, penghentian sementara pasokan listrik dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan akan dicabut setelah seluruh tunggakan diselesaikan.

‎PLN juga berharap manajemen PDAM segera melunasi kewajibannya agar proses penyambungan kembali dapat dilakukan secepat mungkin.

‎”Kami terus berkomunikasi secara berkala dengan manajemen PDAM Ie Beusare Rata,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Ie Beusare Rata, Eva Juliati, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi. Panggilan telepon tidak direspons, sedangkan pesan singkat yang dikirimkan hingga berita ini diterbitkan belum mendapat balasan.

Eva diketahui ditunjuk oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, sebagai Plt Direktur Utama PDAM Ie Beusare Rata sejak 11 Mei 2026.

‎PDAM Ie Beusare Rata merupakan perusahaan milik Pemerintah Kota Lhokseumawe yang melayani sekitar 2.401 pelanggan rumah tangga di Kecamatan Muara Batu.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan daerah tersebut juga beberapa kali berganti kepemimpinan dan hingga kini belum mampu menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Sumber : Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *