ACEH UTARA | SOSOK – Perjalanan sejarah Aceh Utara selalu dihiasi oleh figur-figur tangguh yang mendedikasikan hidupnya demi kehormatan tanah kelahiran dan kesejahteraan masyarakat. Di Wilayah Samudera Pasee, sosok Sofyan Ismail—yang akrab disapa Panglima Chombet—berdiri tegak sebagai kepemimpinan yang berakar pada loyalitas, keberanian, dan integritas sebagai Panglima Muda Daerah III Tgk. Chik di Paya Bakong.
Hadir Tanpa Sekat dan Ketulusan Hati
Nilai tertinggi dari kepemimpinan Panglima Chombet terletak pada ketulusan hati dan kedekatannya dengan rakyat. Beliau bukan tipe pemimpin yang hanya duduk di belakang meja, melainkan selalu hadir dan turun langsung menyapa masyarakat yang membutuhkan. Secara konsisten, beliau berkunjung dari rumah ke rumah, merawat tali silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat yang pernah berjuang bersama semasa GAM.
Hubungan beliau dengan rakyat terbangun tanpa sekat. Ketulusan bantuannya, baik berupa materi maupun dukungan moral, dirasakan langsung oleh warga.
Pembangunan Infrastruktur dan Penataan Makam Syuhada
Kegigihan dan kepedulian tersebut diwujudkan dalam dua agenda penting yang terus beliau kawal :
1. Pembangunan Jalan Paya Bakong – Pante Bahagia yang Kini Rampung : Setelah sekian lama menyuarakan aspirasi warga yang mendambakan akses layak, bersama dengan bunda salma, perjuangan beliau akhirnya membuah hasil. Akses jalan Paya Bakong hingga Pante Bahagia yang dulunya terisolasi kini telah selesai dibangun dan rampung sepenuhnya. Kehadiran jalan ini telah membuka keterisolasian ekonomi serta memperlancar mobilitas dan aktivitas harian warga setempat.
2. Penataan Makam Para Syuhada : Beliau menginisiasi program penataan dan pemeliharaan makam para syuhada perjuangan di Daerah III sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya dan upaya merawat memori sejarah bagi generasi mendatang.
Penutup
Melalui ketulusan membantu sesama, kepedulian pada infrastruktur pelosok, hingga pemuliaan sejarah syuhada, Panglima Muda Sofyan Ismail (Chombet) membuktikan bahwa ruh perjuangan adalah tentang pengabdian tanpa henti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.***
Oleh : Riski Hayatillah (Ketua Harian Muda Seudang Aceh Utara)
