HIMA AP Unimal, Kabinet Cakrabhiyasa Luncurkan Pelatihan “Sharing Session Inspiratif serta Apresiasi Mahasiswa Berprestasi Program Studi Administrasi Publik”

LHOKSEUMAWE | Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA AP) Universitas Malikussaleh melalui Kabinet Cakrabhiyasa menggelar pelatihan bertajuk “Sharing Session Inspiratif serta Apresiasi Mahasiswa Berprestasi Program Studi Administrasi Publik” di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Senin (15/6/2026).

‎Kegiatan yang diinisiasi oleh Departemen Riset dan Keilmuan tersebut mendapat sambutan antusias dari puluhan mahasiswa Universitas Malikussaleh. Selain menjadi wadah berbagi pengetahuan, acara ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama Program Studi Administrasi Publik.

Ketua panitia, Arya Syaputra, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan, motivasi, serta pengembangan diri mahasiswa melalui sesi pelatihan dan berbagi pengalaman inspiratif.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan, motivasi, dan pengembangan diri mahasiswa melalui sesi pelatihan dan berbagi pengalaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama Program Studi Administrasi Publik. Diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi serta mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dan berkembang,” ujar Arya.

‎Pelatihan tersebut menghadirkan tiga narasumber dari kalangan mahasiswa Administrasi Publik, yakni Desy Fatmasari, Mina Siyah, dan Lidya Gusmita. Ketiganya membagikan wawasan dan pengalaman dalam bidang yang berbeda, mulai dari seni sastra, penulisan esai, hingga keterampilan berbicara di depan umum (public speaking).

‎Dalam pemaparannya, Desy Fatmasari menjelaskan bahwa seni sastra merupakan ungkapan pikiran dan imajinasi manusia melalui bahasa yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sarana pendidikan, penyampaian nilai moral, serta kritik sosial.

Sementara itu, Mina Siyah mengulas tentang esai sebagai karya tulis berbentuk prosa yang memuat opini penulis secara terarah dan logis untuk menganalisis suatu persoalan maupun menawarkan solusi terhadap masalah tertentu.

Adapun Lidya Gusmita membahas pentingnya kemampuan public speaking melalui materi bertajuk “Main Character Energy: Own The Stage”. Menurutnya, public speaking merupakan seni berbicara di depan umum yang bertujuan menyampaikan pesan secara efektif melalui perpaduan aspek verbal, vokal, dan visual yang kuat.

Melalui kegiatan ini, HIMA AP Universitas Malikussaleh berharap dapat mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, literasi, serta kepercayaan diri yang mampu menunjang prestasi di berbagai bidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *